Sayapnews.Com.Pangkep– Publik Kabupaten Pangkep saat ini dibuat heboh dengan beredarnya sebuah screenshot capture story(status ) WhatsApp yang mencantumkan percakapan terkait dugaan pengaturan jatah fee proyek. Screenshot tersebut beredar luas di akun tiktok dan berbagai grup WhatsApp. Kini story itu menjadi perbincangan hangat publik sejak Jumat(21/11/2025) malam.
Status WhatsApp yang diduga berasal dari nomor milik salah satu anggota legislatif DPRD Pangkep itu memperlihatkan percakapan yang menjelaskan secara rinci pembagian komisi atau fee terkait pengerjaan proyek di Kabupaten Pangkep. Bahkan dalam isi status tersebut disebutkan secara jelas pihak-pihak yang diduga menerima aliran fee. Berikut potongan isi story WhatsApp yang viral tersebut:
“Natanyakka emman bilang tanyak dulu pablo jelaskanki itu pekerjaan pertama itu emil dan emman tawwa uruski na kita nakasi puang ajiku tlfnki itu hari to. Janganki harap bisa na ambil 20% itu kerja seokololah (swakelola) karena banyaki dibagi2 di situ, disebabkan 10% mana Kepala Sekolah mana Kejaksaan mana Polisi, takutnya emil nanti tidak cukupki pembayaran pi (fee) ta nanti. Dan janganki ada tanya siapa kerjai karena pengharapannya itu boska kita sendiri kelolai tidak natauki bilang dijualki pekerjaanta. Baru nudengarji itu swakelola (swakelola) boska bagaimana analisa harganya.” Begitu isi dari narasi percakapan yang beredar dari capture story seseorang terduga milik salah seorang oknum legislatif daerah ini.
Sekretaris DPD Partai Nasdem Pangkep, Abdul Kadir yang dikonfirmasi, Senin(24/11/2025) menyatakan dalam waktu dekat akan memamggil kadernya terkait masalah ini.
“Rencana dalam waktu dekat kami panggil dulu yang bersangkutan untuk klarifikasi,” ujar Kadir.
Sementara itu pihak Badan Kehormatan DPRD Pangkep melalui Anggota BK, H Umar Haya yang dihubungi secara.terpisah mengakui dirinya juga mengetahui masalah tersebut melalui media sosial akun tiktok.
“Saya mengetahui juga dari media, tepatnya di tiktok. BK tentu akan mengadakan rapat interen untuk menyikapi hal tersebut,” ucap Umar Haya.( Udi)










