Delapan Korban Pesawat ATR 42-500 Belum Ditemukan, Tim SAR Berharap Ada Mujizat

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.News. Pangkep— Memasuki hari kelima peristiwa kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung desa Tompobulu kecamatan Balocci kabupaten Pangkep, sejak Sabtu(17/1/2026) hingga Rabu(21/1/2026),baru dua korban ditemukan yakni satu laki-laki dan seorang perempuan.

Saat ini masih ada delapan korban belum ditemukan dan Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian korban dan pengangkatan puing-puing pesawat. Kendala medan curam nan terjal dan kondisi cuaca ekstrim menjadi penghambat utama proses pencarian dan evakuasi.

Sampai saat ini masih ada 8 korban belum ditemukan.

Hal ini diungkapkan Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Muhammad Syafii saat memberikan keterangan kepada para wartawan

Baca Juga :  Sukses Pelayanan Kesehatan Warga, Pemkab Barru Raih UHC Award

“Kita berharap ada mujizat terhadap delapan korban yang belum ditemukan. Tim SAR Gabungan masih terus bekerja maksimal dalam melakukan upaya pencarian dan evakuasi. Dua korban sebelumnya memerlukan waktu dalam evakuasi karena adanya hambatan faktor cuaca ekstrim dan medan terjal,” harap Syafii.

Dua korban meninggal dari insiden pesawat ATR 42-500 kata Jenderal bintang dua dari kesatuan Angkatan Udara ini, sementara dalam proses identifikasi dari pihak Kepolisian.

“Meski begitu dua hal tersebut tidak akan membuat Tim SAR Gabungan langsung menyerah. Segala hal dilakukan seperti melakukan upaya evakuasi korban melalui jalur udara dengan menggunakan helikopter,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Andi Ina Nilai Penghargaan Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

Saat ini tim Disaster Victim Identification( DVI) Bidokkes Polda Sulsel sudah berhasil mengidentifikasi korban jenis kelamin perempuan yang merupakan jenazah Florencia Lolita(33) yang merupakan seorang pramugari pesawat ATR 42-500.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Haris saat memimpin press release hasil identifikasi korban pesawat ATR 42-500.

Jenazah Florencia Lolita Wibisono teridentifikasi dengan nomor post mortem 62B.01 cocok dengan ante mortem nomor AM004, jenis kelamin perempuan, umur 33 tahun,” ujar Kombes Pol Muhamad Haris.( Udi)

Berita Terkait

Ajang PSBM Dorong Gagasan Investasi Hingga Peluang Kolaborasi
Pemkab Barru Dukung Program 3 Juta Rumah
Pemkab Barru Loby Dukungan Infrastruktur Kementerian PUPR
Bupati Barru Kompak Forkopimda Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat
Sukses Pelayanan Kesehatan Warga, Pemkab Barru Raih UHC Award
Jenazah Perempuan Pakai Jeans Ditemukan Tak Jauh Dari Kepala Pesawat ATR 42-500
Tim Kemanusiaan Pemkab Barru Tiga Hari Aksi Nyata Bantu Korban Bencana
Bupati Andi Ina Nilai Penghargaan Perkuat Koperasi Desa Merah Putih
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 07:33 WIB

Ajang PSBM Dorong Gagasan Investasi Hingga Peluang Kolaborasi

Senin, 9 Maret 2026 - 21:52 WIB

Pemkab Barru Dukung Program 3 Juta Rumah

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:36 WIB

Pemkab Barru Loby Dukungan Infrastruktur Kementerian PUPR

Senin, 2 Februari 2026 - 05:51 WIB

Bupati Barru Kompak Forkopimda Perkuat Sinergi Pemerintah Pusat

Rabu, 28 Januari 2026 - 12:05 WIB

Sukses Pelayanan Kesehatan Warga, Pemkab Barru Raih UHC Award

Berita Terbaru

Daerah

Andi Ina Bahas Keterbatasan Anggaran Saat Musrenbang

Selasa, 31 Mar 2026 - 05:54 WIB