Sayap.News.Barru— Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan dzikir dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Barru ke-66 Tahun 2026 yang digelar di Baruga Singkerru Adae, Rumah Jabatan Bupati Barru, Selasa malam (7/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Barru ke-66, yang puncak perayaannya dijadwalkan berlangsung pada Senin, 13 April 2026.
Nuansa religius yang kental menjadikan kegiatan ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga momentum refleksi spiritual dan penguatan kebersamaan dalam membangun daerah.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH. M. Si bersama Wakil Bupati Dr. Ir. Abustan A. Bintang,M.Si dan para Pimpinan OPD hadir mengikuti kegiatan dengan penuh khusyuk.
Dalam sambutannya, Bupati mengajak masyarakat menjadikan momentum ini sebagai wujud rasa syukur sekaligus sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Melalui dzikir dan doa ini, kita memohon keberkahan serta kekuatan untuk terus melanjutkan pengabdian kepada masyarakat dan daerah yang kita cintai,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa kedekatan kepada Allah SWT merupakan fondasi utama dalam kehidupan. Menurutnya, hati yang baik akan melahirkan pikiran dan tindakan yang baik, yang pada akhirnya berdampak pada kemajuan daerah.
“Kita harus selalu dekat kepada Allah, dalam hati dan pikiran, siang dan malam. Dari hati yang baik akan mengalir pikiran dan perbuatan yang baik,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan penuh dinamika, ada suka dan duka, keberhasilan dan kegagalan, sehingga manusia perlu senantiasa berada dalam bimbingan Allah SWT.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan pesan agar masyarakat tidak menyia-nyiakan waktu dan terus berbuat kebaikan.
“Kita tidak boleh menyia-nyiakan waktu. Setiap detik adalah kesempatan untuk berbuat kebaikan sebelum kita kembali kepada Allah SWT,” tegasnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berikhtiar dan berhenti saling menyalahkan dalam menghadapi tantangan pembangunan.
“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang berupaya mengubahnya. Mari kita bergerak bersama, bersatu membangun daerah ini,” pesannya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini, serta kepada masyarakat yang turut hadir.
Sebagai bentuk penguatan spiritual secara menyeluruh, kegiatan dzikir dan doa ini juga dilaksanakan secara serentak di berbagai masjid di desa dan kelurahan se-Kabupaten Barru.
Diakhit sambutannya, Bupati berharap, melalui momentum ini, nilai-nilai religius senantiasa menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan, sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat menuju Barru yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.(Khalil)










