Pesan Menyentuh Didik Farkhan Untuk Jaksa Barru, Hindari Perbuatan Tercela dan Jangan Pernah Menzalimi

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.News.Barru–Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Barru,.Rabu (8/4/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari program pengawasan melekat sekaligus momen silaturahmi perdana Kajati dengan jajaran Kejari Barru setelah lebih dari lima bulan bertugas di Sulawesi Selatan.

Kedatangan Kajati Sulsel beserta rombongan disambut hangat oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Wakil Bupati Ir. Abustan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajati) Barru Erik Yudistira, dan seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Barru.

Dalam lawatan tersebut, Kajati Sulsel turut didampingi oleh Ketua IAD Wilayah Sulsel Ny. Ery Didik Farkhan, Wakil Ketua IAD Wilayah Sulsel Ny. Anyk Susiati Prihatin, dan Asisten Pembinaan Dr. Abdillah, S.H., M.H.

Peresmian Mess Pegawai ‘Zero Indekos’
Agenda utama kunker ini diawali dengan peresmian Mess Pegawai Kejari Barru. Kajari Barru, Erik Yudistira, memaparkan bahwa asrama tersebut merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Barru Tahun Anggaran 2025.

“Bangunan ini memiliki 16 kamar yang sejalan dengan program Zero Indekos gagasan Bapak Kajati Sulsel. Saat ini kebutuhan hunian seluruh pegawai Kejari Barru telah terpenuhi. Kami juga menerima bantuan CSR dari Bank Sulselbar berupa kelengkapan tempat tidur dan gorden. Kehadiran asrama ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja pegawai serta kualitas pelayanan hukum,” jelas Erik Yudistira.

Baca Juga :  Wabup Abustan Sebut Maulid Tanamkan Nilai Ahklak Rasulullah

Di tempat yang sama, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, yang turut memperkenalkan berbagai potensi Kabupaten Barru, menjelaskan bahwa total anggaran untuk hibah pembangunan mess pegawai ini mencapai Rp 2,5 miliar.

“Pembangunan ini demi mendukung kinerja Kejari Barru agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Kami berharap koordinasi dan kerja sama antara Pemda dan Kejari terus berjalan lancar, termasuk fungsi pengawasan dari Aparat Penegak Hukum (APH) agar kami tidak salah langkah dalam membangun daerah,” tutur Bupati Barru.

Kajati Puji Kekompakan Forkopimda

Dalam sambutannya, Kajati Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, memaparkan tiga program prioritas utamanya di Sulsel, yakni:
1. Peningkatan pelayanan publik melalui program Layanan Saksi Prima.
2. Optimalisasi penanganan perkara, khususnya tindak pidana korupsi.
3. Program Zero Indekos agar tidak ada lagi pegawai kejaksaan yang harus menyewa tempat tinggal.

Kajati memberikan apresiasi yang tinggi atas kekompakan Forkopimda Barru. Menurutnya, sinergitas yang terbangun antara Pemkab dan Kejari Barru sangat luar biasa hingga mampu merealisasikan program Zero Indekos.

“Saya selalu meminta jajaran untuk memberikan sumbangsih nyata bagi pemerintah daerah, seperti dalam hal penyelamatan aset milik Pemda. Saya juga selalu menyarankan agar Forkopimda senantiasa akur dan bersinergi dalam membangun daerah. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati, Ketua DPRD, dan jajaran Pemkab Barru atas kehadirannya dan bantuannya dalam mewujudkan mess pegawai ini,” tegas Kajati.

Baca Juga :  Bupati Andi Ina Komitmen Bawa Barru Lebih Maju dan Berkeadilan

Pesan Mawas Diri dan Humanis di Era Digital

Setelah prosesi peresmian, agenda dilanjutkan dengan pengarahan internal kepada seluruh jajaran Kejari Barru. Kajati Sulsel memberikan penekanan kuat agar seluruh aparatur kejaksaan senantiasa bekerja di dalam koridor hukum dan mengedepankan sikap mawas diri.

“Hindari perbuatan tercela yang bisa merugikan institusi, diri sendiri, maupun keluarga. Jangan pernah mendzolimi orang lain. Ingat, di zaman sekarang ini, sedikit saja ada kesalahan bisa langsung viral di media sosial. Jadilah jaksa atau pegawai yang humanis, sombere (ramah), dan bijaklah dalam menggunakan media sosial,” pesan Didik Farkhan.

Rangkaian kunjungan kerja yang berlangsung hangat tersebut ditutup dengan sesi dialog interaktif. Kajati Sulsel secara terbuka meluangkan waktu untuk mendengarkan langsung berbagai aspirasi, “curhatan”, serta kendala operasional dari para pegawai Kejari Barru guna memetakan solusi terbaik untuk peningkatan kinerja ke depannya.( Udi)

Berita Terkait

Mayat Wanita Terapung Itu Ternyata Pencari Kerang Sungai
Sosok Wanita Ditemukan Terapung di Sungai Paria
Dukung Program Zero In The Cost, Pemkab Barru Guyur APBD Asrama Jaksa
Kadis PUPR dan DLH Diperintahkan Keruk dan Atasi Sampah Aliran Sungai Bottoe
Seremoni HUT Barru Diawali Gelar Zikir dan Do’a
Warga Dusun Passedde Bakal Nikmati Akses Jembatan Gantung Program Prabowo
Aneh Wahana Hoya-hoya Ini Berani Bangun Fasilitas Tanpa Kantongi Izin
Pilkades Barru 2026 Diikuti 12 Desa 36 Cakades
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 10:03 WIB

Mayat Wanita Terapung Itu Ternyata Pencari Kerang Sungai

Kamis, 9 April 2026 - 08:52 WIB

Sosok Wanita Ditemukan Terapung di Sungai Paria

Rabu, 8 April 2026 - 20:06 WIB

Dukung Program Zero In The Cost, Pemkab Barru Guyur APBD Asrama Jaksa

Rabu, 8 April 2026 - 19:40 WIB

Kadis PUPR dan DLH Diperintahkan Keruk dan Atasi Sampah Aliran Sungai Bottoe

Rabu, 8 April 2026 - 16:33 WIB

Pesan Menyentuh Didik Farkhan Untuk Jaksa Barru, Hindari Perbuatan Tercela dan Jangan Pernah Menzalimi

Berita Terbaru

Daerah

Mayat Wanita Terapung Itu Ternyata Pencari Kerang Sungai

Kamis, 9 Apr 2026 - 10:03 WIB

Daerah

Sosok Wanita Ditemukan Terapung di Sungai Paria

Kamis, 9 Apr 2026 - 08:52 WIB