Peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu, Pemuda dan Mahasiswa Serukan SAVE LATIMOJONG

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minasanews.com,Luwu – Dalam momentum Hari Perlawanan Rakyat Luwu yang diperingati setiap tahun di tanggal 23 Januari, Gerakan Aliansi SAVE LATIMOJONG menyuarakan penolakan tegas terhadap aktivitas pertambangan PT Masmindo Dwi Area di Kabupaten Luwu.

Aliansi save Latimojong menilai kehadiran PT Masmindo diduga membawa lebih banyak dampak buruk dibandingkan manfaat bagi masyarakat. Salah satu dampak yang disoroti adalah diduga rusaknya aliran Sungai Suso yang kini menjadi keruh dan berlumpur, yang diduga terjadi akibat aktivitas eksploitasi dan mobilisasi alat berat pertambangan.

Kondisi tersebut berpotensi mengancam ekosistem sungai serta berdampak langsung pada kehidupan masyarakat yang selama ini bergantung pada sumber air tersebut.
Selain itu, kerusakan parah pada jalan umum akibat lalu lintas kendaraan berat pertambangan juga menjadi keluhan serius warga. Jalan yang seharusnya menjadi fasilitas publik kini mengalami kerusakan signifikan, menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat setempat.

Baca Juga :  Pemkab Barru dan PT Bank Sulselbar Berkomitmen Perkuat Sinergitas

Gerakan Aliansi SAVE LATIMOJONG juga menegaskan bahwa hingga saat ini PT Masmindo diduga belum menyelesaikan persoalan sengketa lahan, termasuk tanah tutupan dan area pemakaman (kuburan) yang memiliki nilai historis, sosial, dan kultural bagi masyarakat Luwu. Ketidakjelasan penyelesaian sengketa ini dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap hak-hak rakyat.

“Jika PT Masmindo tidak mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi di luwu terkait aktivitas pertambangan, dan juga diduga merampas ruang hidup masyarakat, dan tidak memberikan manfaat nyata bagi rakyat Luwu, maka kami mendesak agar PT Masmindo segera angkat kaki dari Kabupaten Luwu,”.tegas Andri perwakilan Gerakan Aliansi SAVE LATIMOJONG saat di konfirmasi.

Baca Juga :  Barru Kabupaten Bersejarah, Bukan Daerah Biasa

Momentum Hari Perlawanan Rakyat Luwu ini menjadi pengingat bahwa sejarah perjuangan rakyat Luwu lahir dari semangat melawan ketidakadilan dan penindasan. Gerakan Aliansi SAVE LATIMOJONG menegaskan komitmennya untuk terus mengawal, melawan, dan menyuarakan penyelamatan lingkungan serta kedaulatan rakyat Luwu dari praktik pertambangan yang merusak.

Berita Terkait

Tindakan Gercep Pemkab Barru Atasi Pohon Tumbang Tutup Jalan Nasional
Andi Ina Minta Percepatan Pembangunan Masjid Raya
Rutan Kelas II B Barru Gelar Isra Mi’raj, Perkuat Iman dan Kebersamaan
Eks Panglima TNI Puji Cara Kapolres Barru Promosi Parawisata Lewat Medsos
Ini Yang Dibahas Bupati Andi Ina Saat Coffee Morning Kepala OPD
Bupati Andi Ina Harap Call Center 112 Dijaga dan Cepat Respon
12 Desa di Barru Gelar Pilkades Serentak Mei 2026
RKPD Dokumen Perencanaan Tahunan Miliki Peran Strategis
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 05:16 WIB

Tindakan Gercep Pemkab Barru Atasi Pohon Tumbang Tutup Jalan Nasional

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:31 WIB

Andi Ina Minta Percepatan Pembangunan Masjid Raya

Jumat, 30 Januari 2026 - 05:45 WIB

Rutan Kelas II B Barru Gelar Isra Mi’raj, Perkuat Iman dan Kebersamaan

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:47 WIB

Eks Panglima TNI Puji Cara Kapolres Barru Promosi Parawisata Lewat Medsos

Rabu, 28 Januari 2026 - 04:47 WIB

Ini Yang Dibahas Bupati Andi Ina Saat Coffee Morning Kepala OPD

Berita Terbaru

Daerah

Andi Ina Minta Percepatan Pembangunan Masjid Raya

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:31 WIB