Sekum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pantau Penyelesaian Kisruh Masjid Nurul Tajdid

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.News.Makassar — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., melakukan audiensi strategis dengan jajaran Pimpinan Muhammadiyah Sulawesi Selatan dalam rangka mengawal penyelesaian persoalan yang terjadi di Masjid Nurut Tajdid BTN Pepabri Barru belum lama ini.

Pertemuan pertama berlangsung di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 10 No. 38 Makassar, Jumat (27/3/2026).

Bupati Barru hadir didampingi Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kasat Pol PP, Kabag Kesra, serta Kabag Protokol.

Rombongan diterima langsung oleh Ketua PWM Sulsel, Prof. Ambo Asse, bersama jajaran pengurus inti Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Barru menyampaikan secara komprehensif kronologi kejadian di Masjid Nurut Tajdid, termasuk langkah-langkah cepat dan terukur yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Barru bersama aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan mencegah konflik meluas.

Sebagai penguatan koordinasi, Bupati Barru juga melaksanakan pertemuan lanjutan di Restoran Sandeq, Jl. Pengayoman Makassar. Pada pertemuan kedua ini, Bupati didampingi Plh. Sekda Barru, Kapolres Barru, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kasat Pol PP, Kabag Kesra, serta Kabag Protokol.

Baca Juga :  Bupati Andi Ina Support Pemusnahan Narkotika 1 Kg

Pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., didampingi Ketua dan jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

Di hadapan pimpinan Muhammadiyah, Bupati kembali menegaskan kronologi permasalahan serta langkah-langkah penyelesaian yang telah dan sedang ditempuh oleh Pemerintah Kabupaten Barru.

Pemkab Barru sebelumnya telah menginisiasi rapat koordinasi dan mediasi yang melibatkan seluruh pihak terkait. Hasilnya, kedua belah pihak—unsur Muhammadiyah dan pengurus masjid—sepakat mengedepankan kondusivitas, sehingga aktivitas ibadah kembali berjalan normal.

Bupati Barru menegaskan, Pemerintah Kabupaten Barru tentunya tidak akan  membiarkan persoalan ini berlarut. Kami akan mengawal proses ini sampai tuntas, memastikan setiap langkah berjalan adil, transparan, dan berlandaskan hukum.

“Dalam waktu dekat, kami juga akan kembali mempertemukan seluruh pihak untuk memastikan penyelesaian yang final, tanpa mengorbankan persatuan dan ketenteraman masyarakat.”jelasnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Barru memastikan akan terus memfasilitasi pertemuan lintas pihak guna mengawal setiap tahapan penyelesaian secara konsisten hingga tercapai solusi yang dapat diterima bersama, termasuk yang terkait kepemilikan aset masjid,

Baca Juga :  THR ASN Pemkab Barru Dibayar Jelang Idul Fitri

Pada pertemuan kedua tersebut, di hadapan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., menyampaikan langkah-langkah yang telah dilakukan dan menegaskan kesiapan penuh aparat dalam mengantisipasi setiap potensi gangguan keamanan, guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Ketua PWM Sulsel, Prof. Ambo Asse, menyatakan, Langkah yang diambil Bupati Barru bersama jajaran kami nilai cepat, tepat, dan mengedepankan dialog. Ini menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kondusivitas umat.

” Kami mengapresiasi keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal persoalan ini secara bijak dan berkeadilan.”katanya.

Senada dengan itu, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed., menegaskan, Apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Barru mencerminkan kepemimpinan yang responsif dan solutif. Pendekatan persuasif, mediasi, serta komitmen untuk menuntaskan persoalan

Diharapkan, proses ini tidak hanya menghasilkan kepastian hukum, tetapi juga memperkuat kedewasaan dalam menyikapi perbedaan serta menjadi rujukan penyelesaian konflik sosial secara damai di masa mendatang.

“Kami berharap proses ini terus dikawal hingga tuntas dan menjadi contoh penyelesaian yang berkeadaban.”katanya.( Khalil)

Berita Terkait

Polres Barru Kurban Lima Ekor Sapi Dua Kambing
Wabup Barru: Desa Tertentu Rawan di Pilkades Butuh Pengamanan Ekstra
Wabup Abustan Optimis 12 Kades Terpilih Pilkades Pemimpin Hebat
Terima Hasanuddin Law School Award FH UNHAS, Bupati Andi Ina: Ini Kehormatan dan Amanah
Bupati And Ina Ungkap Sisi Penting Generasi Muda Kuasai Bahasa Inggris
Joyland Wahana Keluarga Bakal Hadir di Alun-alun Barru
Pesan Bupati Barru: Masa Depan Daerah Ditentukan Dari Cara Mendidik Anak Hari Ini
Sekda Barru Sebut Arsip Berperan Vital Saat Pemeriksaan BPK
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:09 WIB

Polres Barru Kurban Lima Ekor Sapi Dua Kambing

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:47 WIB

Wabup Barru: Desa Tertentu Rawan di Pilkades Butuh Pengamanan Ekstra

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:42 WIB

Wabup Abustan Optimis 12 Kades Terpilih Pilkades Pemimpin Hebat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:53 WIB

Terima Hasanuddin Law School Award FH UNHAS, Bupati Andi Ina: Ini Kehormatan dan Amanah

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:22 WIB

Bupati And Ina Ungkap Sisi Penting Generasi Muda Kuasai Bahasa Inggris

Berita Terbaru

Daerah

Polres Barru Kurban Lima Ekor Sapi Dua Kambing

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:09 WIB