Mayat Wanita Terapung Itu Ternyata Pencari Kerang Sungai

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.News.Barru– Kini penemuan mayat wanita di Sungai Paria terungkap jika seorang nenek berusia 83 tahun dan bernama Ma’ Solo. Sehari-hari korban bekerja mencari kerang di sungai yang juga tempat akhir perjuangannya dalam mencari nafkah tambahan.

Ceritanya Ma Solo ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dalam keadaan terapung dengan posisi tengkurap, Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 06.00 Wita, di sungai  di Dusun Paria Desa Lempang Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru.

Adanya laporan warga kemudian ditindaklanjuti  personil Polsek Tanete Riaja mendatangi TKP terkait ditemukan seorang perempuan dalam keadaan meninggal dunia di sungai dengan posisi tengkurap mengapung.

Menurut Kapolsek Tanete Riaja, Iptu Mudaffar yang dikonfirmasi menyatakan, korban terapung itu seorang  perempuan bernama Soloh(83) yang lebih akrab dipanggil Ma Solo merupakan warga Dusun Garongkong Desa Lempang Kecamatan Tanete Riaja Kabupaten Barru

Baca Juga :  Rencana Pelatihan Kader Dasar Jadi Alasan PMII Temui Bupati Barru

Berdasarkan keterangan saksi menyebutkan sekitar pukul 05.40 Wita, Kamis(9/4/2026) dirinya meninggalkan kediamannya menuju ke sungai Paria. Saat tiba di sungai itu sekitar pukul 06.00 Wita untuk mengecek jaring ikan atau penangkap ikan

“Tetapi alangkah kagetnya ini saksi, ketika langsung turun ke sungai untuk memeriksa jaring ikan yang telah di pasang, tiba-tiba melihat ada sosok.mayat yang mengapung dalam posisi tengkurap,” ujar Mudaffar.

Saksi ini kemudian memanggil warga di sekitar TKP untuk melihat dan memastikan kalau yang mengapung adalah seorang mayat . Informasi ini sampai juga ke pihak Kepolisian.

Baca Juga :  Dukung Swasembada Nasional, Barru Siap Terapkan Sistem Pertanian Modern PM-AAS

Dari laporan warga, kata Mudaffar ditindaklanjuti Personil Polres Barru bersama personil Polsek Tanete Riaja yang di pimpin oleh Kapolsek Tanete Riaja IPTU Mudhaffar, S.H, M.H tiba di TKP untuk mengevakuasi korban

Selanjutnya korban di bawa ke Puskesmas Lisu untuk di lakukan pemeriksaan Visum

“Dirumah korban tinggal sendiri kampung Garongkong desa Lempang karena dua anaknya tinggal diluar kabupaten Barru. Satu diantaranya merantau ke Malaysia dan satu lagi berdomisili di Mandalle kabupaten Pangkep,” terangnya.

Dari hasil visum  sesuai keterangan dokter tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan yang menyebabkan kematiannya pada tubuh korban.( Udi)

Berita Terkait

Incar Investasi di SSIC 2026, Barru Siapkan Transformasi Hilirisasi Udang
Rampungkan Verifikasi Data, Pemkab Barru Siap Luncurkan Ekonomi Berkecukupan
Dukung Swasembada Nasional, Barru Siap Terapkan Sistem Pertanian Modern PM-AAS
Rampungkan Verifikasi Data, Pemkab Barru Siap Luncurkan Ekonomi Berkecukupan
Volley Barru Bangkit, 25 Tim Bersaing di Bupati Cup 2026
Gelar Pelatihan di Makassar, Pemkab Barru Matangkan Perencanaan Pembangunan Desa
Jaksa Mulai Telisik Kasus Pupuk Cair di Barru
Bupati Andi Ina Tegaskan RPJMDes Barru Harus Berbasis Data SDGs dan Dorong Investasi
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:55 WIB

Incar Investasi di SSIC 2026, Barru Siapkan Transformasi Hilirisasi Udang

Senin, 20 Juli 2026 - 15:34 WIB

Rampungkan Verifikasi Data, Pemkab Barru Siap Luncurkan Ekonomi Berkecukupan

Senin, 20 Juli 2026 - 15:17 WIB

Dukung Swasembada Nasional, Barru Siap Terapkan Sistem Pertanian Modern PM-AAS

Senin, 20 Juli 2026 - 12:45 WIB

Rampungkan Verifikasi Data, Pemkab Barru Siap Luncurkan Ekonomi Berkecukupan

Senin, 20 Juli 2026 - 06:46 WIB

Volley Barru Bangkit, 25 Tim Bersaing di Bupati Cup 2026

Berita Terbaru