Wabup Minta Pengelola Pasar Mattirowalie Tuntaskan Los Kosong

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.News.Barru — Menjelang peluncuran transaksi non-tunai berbasis QRIS di Pasar Mattirowalie, Wakil Bupati Barru bersama Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, didampingi Kepala Bapenda, Kasatpol PP, Petugas pasar dan UPTD Pasar dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Ketenagakerjaan, Bank Sulselbar dan Bank Indonesia melakukan peninjauan langsung ke area pasar yang terletak di Jalan AP Pettarani, Kamis (23/04/2026).

Peninjauan tersebut difokuskan pada kondisi los dan kios pasar, khususnya yang masih kosong atau belum dimanfaatkan secara optimal. Pemerintah daerah mendorong agar los-los yang tersedia segera ditempati oleh pedagang guna meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Barru menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh kalah dengan kondisi di lapangan dan harus mengambil langkah tegas namun tetap adil dalam pengelolaan pasar.

Baca Juga :  Program Pemkab Barru Selaras Visi Pemprov Sulsel

“Tanggung-tanggung, pemerintah itu tidak boleh kalah dengan masyarakat. Tetapi harus adil. Ini milik kita bersama, bukan milik perorangan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kebijakan yang adaptif, termasuk pemberian kemudahan bagi pedagang baru untuk menempati los kosong tanpa terbebani tunggakan dari penyewa sebelumnya. Menurutnya, tunggakan tetap menjadi tanggung jawab pemilik lama dan tidak boleh menghambat masuknya pedagang baru.

“Yang ingin masuk silakan masuk dan mulai berusaha. Pembayaran disesuaikan sejak awal masuk. Jangan sampai aset kita terbengkalai hanya karena persoalan lama yang tidak terselesaikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Alasan Pemkab Bangun Museum, Barru Bangga Punya Tokoh Budaya Sekelas Colliq Pujie

Lebih lanjut, Wakil Bupati mengingatkan bahwa optimalisasi pemanfaatan los pasar akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan daerah serta menggeliatnya aktivitas perdagangan masyarakat.

Selain peninjauan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kesiapan peluncuran transaksi digital QRIS yang didukung oleh Bank Sulselbar dan Bank Indonesia. Sistem pembayaran ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta keamanan dalam transaksi jual beli di pasar tradisional.

Dengan adanya digitalisasi transaksi serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas pasar, Pemerintah Kabupaten Barru optimistis Pasar Mattirowalie akan menjadi pusat ekonomi rakyat yang lebih modern, tertib, dan berdaya saing.( Khalil)

Berita Terkait

Polres Barru Kurban Lima Ekor Sapi Dua Kambing
Wabup Barru: Desa Tertentu Rawan di Pilkades Butuh Pengamanan Ekstra
Wabup Abustan Optimis 12 Kades Terpilih Pilkades Pemimpin Hebat
Terima Hasanuddin Law School Award FH UNHAS, Bupati Andi Ina: Ini Kehormatan dan Amanah
Bupati And Ina Ungkap Sisi Penting Generasi Muda Kuasai Bahasa Inggris
Joyland Wahana Keluarga Bakal Hadir di Alun-alun Barru
Pesan Bupati Barru: Masa Depan Daerah Ditentukan Dari Cara Mendidik Anak Hari Ini
Sekda Barru Sebut Arsip Berperan Vital Saat Pemeriksaan BPK
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:09 WIB

Polres Barru Kurban Lima Ekor Sapi Dua Kambing

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:47 WIB

Wabup Barru: Desa Tertentu Rawan di Pilkades Butuh Pengamanan Ekstra

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:42 WIB

Wabup Abustan Optimis 12 Kades Terpilih Pilkades Pemimpin Hebat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 07:53 WIB

Terima Hasanuddin Law School Award FH UNHAS, Bupati Andi Ina: Ini Kehormatan dan Amanah

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:22 WIB

Bupati And Ina Ungkap Sisi Penting Generasi Muda Kuasai Bahasa Inggris

Berita Terbaru

Daerah

Polres Barru Kurban Lima Ekor Sapi Dua Kambing

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:09 WIB