Diduga Oknum Penyidik Polsek Bontoala Lanjutkan Penyidikan Meski Polda Sulsel Rekomendasikan Penghentian

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 20:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sayap.news,Makassar– Polemik hukum mencuat setelah sebuah perkara dugaan penggelapan yang ditangani  Polsek Bontoala tetap berjalan, meski Polda Sulawesi Selatan melalui gelar perkara khusus telah mengeluarkan rekomendasi penghentian penyidikan. Keputusan Polsek ini menuai sorotan dan kecaman karena dianggap bertentangan dengan arahan institusi di tingkat provinsi.

Terlapor dalam kasus ini mengaku sudah menyerahkan bukti mutasi rekening yang membantah tuduhan, bahkan menyebut telah menjalani penahanan selama kurang lebih 30 hari di Polsek Bontoala. Ia menilai langkah penyidikan yang tetap berlanjut meski ada rekomendasi penghentian sebagai bentuk ketidakadilan.

“Saya punya surat rekomendasi dari Polda Sulsel agar penyidikan dihentikan, tapi sampai sekarang kasus ini masih berjalan. Saya merasa ada upaya kriminalisasi terhadap saya sebagai rakyat biasa,” ujarnya.

Kuasa hukum dari *Ad Meliora Law Office*, Haikal Hamzah, S.H., juga menegaskan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepada kliennya tidak berdasar. Menurutnya, bukti mutasi rekening pembayaran sudah dimasukkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tambahan di Polsek Bontoala.

Baca Juga :  Jaksa Usut Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Hibah KONI Barru

“Kami sudah menyampaikan bukti-bukti pembayaran ke penyidik. Kami juga telah membuat laporan ke Polda Sulsel, yang kemudian menghasilkan gelar perkara khusus. Hasilnya jelas: penyidikan seharusnya dihentikan,” tegasnya.

Namun, ia menambahkan bahwa Polsek Bontoala justru tidak mengirimkan berkas lengkap ke kejaksaan, sehingga menimbulkan kerugian hukum bagi kliennya.

“Kami menduga ada upaya kriminalisasi karena berkas yang dikirim ke kejaksaan tidak lengkap. Ini menimbulkan ketidakpastian hukum,” tambahnya.

Kapolsek Bontoala saat dimintai konfirmasi pada (14/8/2025) mengatakan belum tahu menahu menyoal kasus tersebut.

“Saya belum tahu menahu soal kasus ini, saya akan kroscek lebih lanjut,”ucap Kapolsek Bontoala.

Kondisi ini semakin menambah spekulasi bahwa ada ketidakselarasan antara hasil gelar perkara di tingkat Polda dengan langkah hukum yang diambil di tingkat Polsek.

Baca Juga :  Ketua DPRD Barru Saksikan Pemusnahan Sabu 1 Kg

Kasus ini bukan sekadar soal dugaan penggelapan, melainkan sudah berkembang menjadi isu *akuntabilitas aparat penegak hukum*. Jika hasil gelar perkara khusus Polda Sulsel diabaikan, hal itu berpotensi menjadi preseden buruk yang bisa merusak kepercayaan publik terhadap integritas dan profesionalisme kepolisian.

Lebih jauh, tudingan adanya kriminalisasi terhadap warga sipil membuat perkara ini menjadi ujian serius bagi institusi Polri. Tanpa transparansi dan penjelasan yang terang, dugaan penyalahgunaan kewenangan akan terus membayangi proses hukum di tingkat bawah.

Kini, semua mata tertuju pada Polsek Bontoala. Publik menunggu apakah akan ada klarifikasi resmi yang menjelaskan alasan hukum di balik keputusan mereka, atau justru membiarkan dugaan kriminalisasi ini menjadi catatan kelam dalam penegakan hukum di Makassar.

Berita Terkait

Pengurus KONI dan Ketua Cabor Diperiksa Kasus Dana Hibah
Jaksa Usut Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Hibah KONI Barru
Setahun Lebih Pencuri Ini Sembunyikan Motor Jemaah Masjid Agung
Duel Maut Dua Warga Pangkep, Satu Tewas Satu Luka Parah
Belajar Dari YouTube, Otak Pelaku Bisa Bobol ATM Bank Sulselbar Rp 120 Juta
Jaksa Tunggu Hasil Audit BPKP Sebelum Tetapkan Tersangka Kasus KPU Pangkep
Polda Sulsel Paling Kuat Investigasi Kriminal
Ketua DPRD Barru Saksikan Pemusnahan Sabu 1 Kg
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:11 WIB

Pengurus KONI dan Ketua Cabor Diperiksa Kasus Dana Hibah

Kamis, 16 April 2026 - 06:36 WIB

Jaksa Usut Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Hibah KONI Barru

Senin, 6 April 2026 - 11:01 WIB

Setahun Lebih Pencuri Ini Sembunyikan Motor Jemaah Masjid Agung

Senin, 6 April 2026 - 08:51 WIB

Duel Maut Dua Warga Pangkep, Satu Tewas Satu Luka Parah

Senin, 12 Januari 2026 - 08:18 WIB

Belajar Dari YouTube, Otak Pelaku Bisa Bobol ATM Bank Sulselbar Rp 120 Juta

Berita Terbaru

Daerah

Polres Barru Kurban Lima Ekor Sapi Dua Kambing

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:09 WIB